Pengabdian Masyarakat

Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Jepang

"

Berkomitmen memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian yang meliputi sosialisasi, pendampingan, dan pelatihan di bidang bahasa, budaya, dan seni Jepang.

— PROGRAM STUDI BAHASA DAN KEBUDAYAAN JEPANG FIB UGM

01
JULI 2024

Sosialisasi Pedoman Proktor JLPT

📍 SMKN 2 Jetis Yogyakarta 👤 Dr. Robi Wibowo, S.S., M.A.

Kegiatan ceramah dan sosialisasi mengenai aturan serta pedoman bagi para proktor yang bertugas sebagai pengawas dalam pelaksanaan Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (JLPT). Dihadiri oleh sekitar 60 peserta dengan 3 narasumber.

Pengenalan Bahasa dan Budaya Jepang untuk POKDARWIS

📍 Kepulauan Seribu 👤 Drs. Eman Suherman, M.Hum.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan memperkenalkan keterampilan dasar bahasa Jepang serta wawasan budaya Jepang kepada anggota POKDARWIS. Sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

02
AGUSTUS 2024
03
MEI 2024

Pengantar Seni Kaligrafi Jepang

📍 Sidoarjo 👤 Akbar Rizqi Dhea Habibi, S.S., M.A.

Kegiatan yang memberikan materi mengenai pengantar seni kaligrafi Jepang (Shodō) meliputi sejarah, peralatan dasar, teknik goresan kuas, dan perkembangan kaligrafi dari masa ke masa dalam kegiatan Nihonjin to Kōryūkai.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat

KONTRIBUSI UNTUK MASYARAKAT

01

Sosialisasi Pedoman Proktor JLPT

JULI 2024

Kegiatan ceramah dan sosialisasi mengenai aturan serta pedoman bagi para proktor JLPT di SMKN 2 Jetis Yogyakarta.

02

Pengenalan Bahasa Jepang untuk POKDARWIS

AGUSTUS 2024

Kegiatan pengabdian untuk memperkenalkan bahasa dan budaya Jepang kepada anggota POKDARWIS Kepulauan Seribu.

03

Pengantar Seni Kaligrafi Jepang

MEI 2024

Kegiatan pengantar seni kaligrafi Jepang (Shodō) dalam kegiatan Nihonjin to Kōryūkai di Sidoarjo.

04

Webinar UGM dan Universitas Tsukuba

MARET 2024

Webinar internasional membahas penggunaan istilah bahasa Jepang dan variasi kata ganti dalam sastra.

05

Pendampingan Japanese Club

AGUSTUS 2023

Pendampingan pembelajaran bahasa Jepang menggunakan audio visual teaching method bagi 85 siswa.